Jumat, 03 Desember 2010

Kamis, 02 Desember 2010

SBY: Guru Honorer Segera Diangkat Jadi PNS

JAKARTA - Kondisi para guru di Indonesia terutama guru bantu di daerah turut menjadi perhatian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Para guru honorer yang kebanyakan kurang sejahtera hidupnya akan diupayakan menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

"Menuntaskan (agar) guru bantu menjadi PNS sesuai tatanannya, memastikan agar pemerintah dapat memenuhi target formasi ideal PNS," ujar SBY dalam pidato sambutannya di HUT PGRI ke-65 di Tennis Indoor Istora Senayan, Kamis (2/12/2010) malam.

Ditambahkannya, pemerintah juga akan mengupayakan agar pengajar yang belum meraih gelar sarjana agar didorong melalui program beasiswa.

"Bagi guru yang belum punya ijazah D4 dan S1 kita dorong untuk meraih beasiswa, yang belum dapat sertifikat kita dorong untuk mendapatkan sertifikat itu," tandasnya.(ful) (OKEZONE)
Read More...

Integralisasi Pengetahuan HIV dalam kurikulum....

Pengetahuan HIV/AIDS Diintegrasikan ke Sistem Pembelajaran
02 Desember 2010 | Laporan oleh Ali

Jakarta --- Anak usia sekolah potensial terkena penyakit HIV/AIDS. Untuk itu, sekolah menjadi media paling mudah untuk menyampaikan sosialisasi pengetahuan tentang HIV/AIDS. Dengan adanya akses ke seluruh jenjang pendidikan maka kesempatan untuk menumbuhkan kesadaran tentang bahaya HIV/AIDS semakin terbuka.



"Integrasikan pengetahuan tentang HIV/AIDS ke dalam sistem pembelajaran. Tidak dalam mata pelajaran tersendiri, tetapi diintegrasikan dalam pelajaran Agama, Sejarah, dan Biologi," kata Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh seusai membuka peringatan Hari AIDS Sedunia 2010 di Kantor Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas), Jakarta, Rabu (1/12), sekaligus meluncurkan buku 100 puisi karya siswa bertema akses universitas dan hak asasi manusia.

Mendiknas menjelaskan, pengetahuan tentang HIV/AIDS juga dapat dimasukkan ke dalam kegiatan ekstrakurikuler dan melengkapi bahan informasi di perpustakaan sekolah, serta membagikan secara cuma-cuma ke siswa. "HIV/AIDS asal muasalnya disebabkan oleh parasit sosial. Maka solusi yang paling tepat adalah solusi sosial," katanya.

Solusi sosial dilakukan dengan menempatkan perilaku pada posisi yang benar. Menurut Mendiknas, masyarakat perlu dibangkitkan kesadarannya untuk berperilaku sosial yang benar. "Insya Allah 70-80 persen urusan HIV/AIDS bisa diselesaikan. Sisanya adalah kontaminasi akibat secara tidak langsung dari perilaku penyimpangan sosial tadi," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Taufik Yudi Mulyanto mengatakan, peringatan Hari AIDS Sedunia di Provinsi DKI Jakarta dirangkai dengan beberapa kegiatan dengan tema "Jakarta Stop AIDS". Dia menyebutkan, sebanyak 400 siswa duta stop AIDS bertugas menyampaikan informasi tentang HIV/AIDS. "Tidak hanya di lingkungan sekolah, tetapi juga ke rumah," katanya.

Kementerian Pendidikan Nasional memberikan penghargaan kepada siapa pun yang peduli dalam urusan pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS ini. "Saya sangat menghargai semua pihak, termasuk organisasi-organisasi nasional dan Internasional yang berupaya untuk menyelamatkan generasi bangsa, juga para guru yang secara terus menerus tekun memberikan bimbingan kepada anak-anak kita," kata Mendiknas. (agung/ali)


1996 - 2010 kemdiknas.go.id
KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL
Jalan Jenderal Sudirman, Senayan
Jakarta 10270

Read More...

Senin, 22 November 2010

Samba dan Sahabat, Film Animasi Anak Madrasah

Foto

Jakarta, (www.ummatonline.net) - Direktorat Pendidikan Madrasah Kementerian Agama meluncurkan film animasi tiga dimensi bertajuk Samba dan Sahabat, sebuah kumpulan cerita anak madrasah yang dikemas secara sederhana, namun menarik, lucu dan tidak membosankan.


"Ini film animasi edukasi pertama yang dibuat untuk kepentingan pendidikan madrasah," kata Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Prof Dr Mohammad Ali pada peluncuran film animasi 3D Samba dan Sahabat di Jakarta, Selasa (16/11).


Menurut Ali, kehadiran film itu sangat sesuai dengan program pemerintah membangun karakter bangsa bagi generasi muda terutama anak-anak. "Karakter bangsa yang dimaksud adalah nilai-nilai luhur dari negeri sendiri seperti gotong royong, sopan santun, toleransi, tolong menolong, dan ramah tamah," jelas Dirjen.


Mohammad Ali juga menjelaskan latar belakang mengapa film animasi perlu dibuat. "Film ini bertujuan menanamkan pendidikan karakter bangsa kepada anak-anak Indonesia melalui pendekatan kreatif, inovatif, menyenangkan dan atraktif," katanya seraya mengaku prihatin dengan maraknya tontonan di televisi yang tidak mampu menjadi tuntunan. "Sedikit sekali tayangan yang mengangkat nilai-nilai karakter bangsa kita sendiri," ujarnya.


Direktur Pendidikan Madrasah Ace Saifuddin mengatakan, Indonesia perlu lebih banyak film animasi yang berkarakter lokal. "Anak-anak yang menggemari film animasi superhero barat biasanya cenderung menjadi individual," katanya seraya menambahkan, Samba dan Sahabat bercerita tentang beberapa anak pelajar di sebuah madrasah dengan segala tingkah polah anak-anak namun sarat dengan kearifan lokal.


"Madrasah perlu diketahui oleh masyarakat sebagai center of excelent yang sejajar dengan sekolah umum. Dalam dua tahun terakhir nilai rata-rata ujian nasional siswa Madrasah Tsanawiyah lebih unggul dari sekolah umum. Selain itu, nilai rata-rata ujian nasional prosentasi dan kelulusan siswa madrasah selalu naik dalam lima tahun terakhir," kata Saifuddin.


Dikatakan pula, Direktorat Pendidikan Madrasah telah menyiapkan 26 episode berdurasi 30 menit dengan berbagai judul yang bergenre komedi religi. Dijadwalkan film animasi Samba dan Sahabat tayang 17-28 November di berbagai stasiun televisi, Global TV, Trans 7 dan Sun TV. "Film samba tidak kalah hebat dibanding Ipin dan Upin," ucap Saifuddin.


Penulis naskah Zacky mengungkapkan, Samba dan sahabat adalah kumpulan cerita edukatif tentang kehidupan Samba dan sahabat-sahabatnya, Fadriel, Adnan, Esli dan Nabila. Mereka bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 07 Pondok Damai. Sebagai sebuah drama edukatif film ini selalu berusaha menyajikan nilai-nilai pendidikan yang positif mengenai karakter bangsa, seperti, pendidikan moral dan etika, sikap sosial, gotong royong, tanggung jawab dan pendidikan keagamaan yang dikemas dalam sebuah cerita sederhana sesuai dengan dunia anak-anak. (kadar santoso)

Read More...

Rabu, 03 November 2010

Bukalah Mata dan Hati !!

Kemenag: Pemda Harus Adil pada Madrasah

Foto

Jakarta (www.depag.go.id) - Kementerian Agama mendesak pemerintah daerah di seluruh Indonesia dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota untuk memberikan perlakuan adil dan tidak diskriminatif pada madrasah. Hal itu karena siswa madrasah adalah warga negara dan memiliki hak untuk diperlakukan sama oleh pemda seperti siswa sekolah negeri.


"Madrasah seharusnya mendapatkan perlakuan adil dan sama seperti daerah memperlakukan sekolah," kata Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag, Firdaus, kepada Republika, Jumat, (9/4).


Menurut Firdaus, hingga akhir tahun lalu, jumlah seluruh madrasah tingkat MI, MTS, dan MA di Indonesia mencapai sekitar 40.218 buah. Dari jumlah itu, hanya 8,6 persen berstatus sebagai madrasah negeri. Sisanya 91,4 persen merupakan madrasah swasta yang dibiayai secara swadaya oleh masyarakat.


Firdaus menyebutkan, perbandingan porsi terbalik terjadi pada data jumlah sekolah umum tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK. Sekitar 80 persen sekolah umum di Indonesia berstatus negeri dan sisanya 20 persen swasta. Hal ini berarti jumlah sekolah negeri yang didukung anggaran pemerintah yang bersumber dari pajak masyarakat jauh lebih besar dibandingkan madrasah negeri.


Lebih sedikitnya jumlah madrasah negeri dibandingkan sekolah negeri disebabkan keterbatasan alokasi anggaran. Madrasah negeri hanya mendapatkan alokasi anggaran pengembangan pendidikan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Agama.


Sedangkan, sekolah negeri tidak hanya mendapatkan alokasi anggaran pendidikan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Nasional, tapi juga pemerintah daerah. Hal itu sehingga pengembangan kuantitas dan kualitas madrasah negeri tidak secepat sekolah negeri.


Menurut Firdaus, sebagian besar pemda tidak bertanggung jawab pada pengembangan pendidikan di madrasah negeri. Mereka menganggap madrasah negeri adalah milik Kemenag, jadi tidak perlu dibiayai anggaran daerah. Sedangkan, sekolah negeri merupakan tanggung jawab bersama pemerintah pusat dan daerah. "Mereka menilai madrasah itu tanggung jawab vertikal pemerintah pusat dan mereka juga menggunakan alasan UU Otonomi Daerah," katanya.(rep/aru/ts)

Diupload oleh : ra (-) | Kategori: Kegiatan Madrasah | Tanggal: 12-04-2010 08:05

Read More...

Kamis, 30 September 2010

Milad Suryalaya ke 105

Abah Anom Suryalaya

Posted by redaksi On 23 June 2007 107 Commented

Pendiri Pesantren Inabah, Suryalaya

Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin adalah nama asli Abah Anom. Lahir 1 Januari 1915 di Suryalaya, Tasikmalaya. Ia anak kelima dari Syekh Abdullah Mubarok bin Nur Muhammad, atau Abah Sepuh, pendiri Pesantren Suryalaya. Sebuah pesantren tasawuf yang khusus mengajarkan Thariqat Qadiriyyah Naqsabandiyah (TQN).

Ia memasuki bangku sekolah dasar (Vervooleg school) di Ciamis, pada usia 8 tahun. Lima tahun kemudian melanjutkan ke madrasah tsanawiyah di kota yang sama. Usai tsanawiyah, barulah ia belajar ilmu agama Islam, secara lebih khusus di berbagai pesantren.

Ia keluar masuk berbagai macam pesantren yang ada di sekitar Jawa Barat seperti, Pesantren Cicariang dan Pesantren Jambudwipa di Cianjur untuk ilmu-ilmu alat dan ushuluddin. Sedangkan di Pesantren Cireungas, ia juga belajar ilmu silat. Minatnya untuk belajar silat diperdalam ke Pesantren Citengah yang dipimpin oleh Haji Djunaedi yang terkenal ahli “alat”, jago silat dan ahli hikmat.

Kegemarannya menuntut ilmu, menyebabkan Abah Anom menguasai berbagai macam ilmu keislaman pada usia relatif muda (18 tahun). Didukung dengan ketertarikannya pada dunia pesantren, telah mendorong ayahnya yang dedengkot Thoriqot Qadiriyah Naqsabandiyah (TQN) untuk mengajarinya dzikir TQN. Sehingga ia menjadi wakil talqin ayahnya pada usia relatif muda.

Mungkin sejak itulah, ia lebih di kenal dengan sebutan Abah Anom. Ia resmi menjadi mursyid (pembimbing) TQN di Pesantren tasawuf itu sejak tahun 1950. Sebuah masa yang rawan dengan berbagai kekerasan bersenjata antar berbagai kelompok yang ada di masyarakat, terutama antara DI/TII melawan TNI.

“Tasawuf tidak hanya produk asli Islam, tapi ia telah berhasil mengembalikan umat Islam kepada keaslian agamanya pada kurun-kurun tertentu,” tegas Abah Anom, tentang eksistensi tasawuf dalam ajaran Islam.

Tasawuf yang dipahami Abah Anom, bukanlah kebanyakan tasawuf yang cenderung mengabaikan syari’ah karena mengutamakan dhauq (rasa). Menurutnya, sufi dan pengamal tarekat tidak boleh meninggalkan ilmu syari’ah atau ilmu fiqih. Bahkan, menurutnya lagi, ilmu syari’ah adalah jalan menuju ma’rifat.

Ia, sebagaimana lazimnya sosok sufi, tak ingin terkenal. “Ia amat sulit untuk diwawancarai wartawan, karena beliau tak ingin dikenal orang,” ungkap Ustadz Wahfiudin, mubaligh Jakarta yang menjadi salah seorang muridnya.

Kendati demikian, ia bukanlah sosok sufi yang lari ke hutan-hutan dan gunung-gunung, seperti legenda sufi yang sering mampir ke telinga kita. Yang hidup untuk dirinya sendiri, dan menuding masyarakat sebagai musuh yang menghalangi dirinya dari Allah swt. Ia akrab dengan berbagai medan kehidupan, mulai dari pertanian sampai pertempuran.

Pada tahun 50-60-an kondisi perekonomian rakyat amat mengkhawatirkan. Abah Anom turun sebagai pelopor pemberdayaan ekonomi umat. Ia aktif membangun irigasi untuk mengatur pertanian, juga pembangunan kincir angin untuk pembangkit tenaga listrik.

Bahkan Abah Anom membuat semacam program swasembada beras di kalangan masyarakat Jawa Barat untuk mengantisipasi krisis pangan. Aktivitas ini telah memaksa Menteri Kesejahteraan Rakyat Suprayogi dan Jendral A. H. Nasution untuk berkunjung dan meninjau aktifitas itu di Pesantren Suryalaya.

Medan pertempuran bukanlah wilayah asing bagi Abah Anom. Pada masa-masa perang kemerdekaan, bersama Brig. Jend. Akil bahu-membahu memulihkan keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Ketika pemberontakan PKI meletus (1965), ia bersama para santrinya melakukan perlawanan bersenjata.

Bahkan tidak hanya sampai di situ, Abah Anom membuat program “rehabilitasi ruhani” bagi para mantan PKI. Tak heran, jika Abah mendapat berbagai penghargaan dari Jawatan Rohani Islam Kodam VI Siliwangi, Gubernur Jawa Barat dan instansi lainnya.

Medan pendidikan juga tak luput dari ruang aktivitasnya. Mulai dari pendirian Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah ‘Aliyah pada tahun 1977, sampai pendirian Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah pada tahun 1986.

Kiprahnya yang utuh di berbagai bidang kehidupan manusia, ternyata berawal dari pemahamannya tentang makna zuhud. Jika kebanyakan kaum sufi berpendapat zuhud adalah meninggalkan dunia, yang berdampak pada kemunduran umat Islam. Maka menurut pendapat Abah Anom,

“Zuhud adalah qasr al-’amal artinya, pendek angan-angan, tidak banyak mengkhayal dan bersikap realistis. Jadi zuhud bukan berarti makan ala kadarnya dan berpakaian compang camping.”

Abah merujuk pada surat An-Nur ayat 37 yaitu, “Laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingat Allah dan dari mendirikan shalat, (dari) membayarkan zakat. Mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati menjadi guncang.”

Jadi, menurut beliau seorang yang zuhud adalah orang yang mampu mengendalikan harta kekayaannya untuk menjadi pelayannya, sedangkan ia sendiri dapat berkhidmat kepada Allah swt semata. Atau seperti dikatakan Syekh Abdul Qadir Jailani,

“Dudukkanlah dirimu bersama kehidupan duniawi, sedangkan kalbumu bersama kehidupan akhirat, dan rasamu bersama Rabbmu.”

Inabah

Mengentaskan manusia dari limbah kenistaan bukanlah perkara mudah. Abah Anom memiliki landasan teoritis yang kuat untuk merumuskan metode penyembuhan ruhani, semuanya ada dalam nama pesantren itu sendiri yaitu, Inabah.

Abah Anom menjadikan Inabah tidak hanya sekedar nama bagi pesantrennya, tapi lebih dari itu, ia adalah landasan teoritis untuk membebaskan pasien dari gangguan kejiwaan karena ketergantungan terhadap obat-obat terlarang. Dalam kacamata tasawuf, ia adalah nama sebuah peringkat ruhani (maqam), yang harus dilalui seorang sufi dalam perjalanan ruhani menuju Allah swt.

“..Salah satu hasil dari muraqabatullah adalah al-inabah yang maknanya kembali dari maksiat menuju kepada ketaatan kepada Allah swt karena merasa malu ‘melihat’ Allah,” jelas Abah yang merujuk pada kitab Taharat Al-Qulub.

Dalam teori inabah, untuk menancapkan iman dalam qalbu, tak ada cara lain kecuali dengan dzikir laa ilaha ilallah, cara ini di kalangan TQN disebut talqin. Demikian juga dalam mesikapi mereka yang dirawat di pesantren Inabah. Mereka harus diberikan ‘pedang’ untuk menghalau musuh-musuh di dalam hati mereka, pedang itu adalah dzikrullah.

Orang-orang yang dirawat di Inabah diperlakukan seperti orang yang terkena penyakit hati, yang terjebak dalam kesulitan, kebingungan dan kesedihan. Mereka telah dilalaikan dan disesatkan setan sehingga tak mampu lagi berdzikir pada-Nya. Ibarat orang yang tak memiliki senjata lagi menghadapi musuh-musuhnya. Walhasil, obat untuk mereka adalah dzikir.

Shalat adalah salah satu bentuk dzikir. Menurut pandangan Abah Anom, para pasien itu belum dapat shalat karena masih dalam keadaan mabuk (sukara), karena itu langkah awalnya adalah menyadarkan mereka dari keadaan mabuk dengan mandi junub. Apalagi sifat pemabuk adalah ghadab (pemarah), yang merupakan perbuatan syaithan yang terbuat dari api. Obatnya tiada lain kecuali air.

Jadi, selain dzikir dan shalat, untuk menyembuhkan para pasien itu digunakan metode wudlu dan mandi junub. Perpaduan kedua metode itu sampai kini tetap digunakan Abah Anom untuk mengobati para pasiennya dari yang paling ringan sampai yang paling berat, dan cukup berhasil. Buktinya, cabang Inabah tak hanya di Indonesia, di Singapura langsung berdiri sebuah cabang serta Malaysia dua buah cabang. Belum lagi tamu-tamu yang mengalir dari berbagai benua seperti Afrika, Eropa dan Amerika.

dari Suara Hidayatullah, 1999
Read More...

Sabtu, 21 Agustus 2010

PROFIL MTs SIRNARASA

















SK No.B/Kw.10.4/MTs./09/068/2006
Tahun Berdiri 1995
Tahun Mandiri 2005
Status Akreditasi Nilai "B"
Alamat Pesantren Sirnarasa Dusun Ciceuri Block Cisirri Desa Ciomas Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis 46264 Phone : (0265) 2797035 e-mail : sirnarasamts@yahoo.com Web. http://mtssirnarasa.blogspot.com


Visi :

Terwujdnya MTs Sirnarasa yang "BAKTI" (Beriman, Amal, Kreatif,Terampil dan Inovatif)

Misi :
  1. Meningkatkan pemahaman, pengamalan agama bagi seluruh komponen
  2. Meningkatkan IQ, EQ, SQ, guru dan siswa dalam proses belajar mengajar (PBM)
  3. Meningkatkan sarana dan Prasarana pendidikan
  4. Meningkatkan kultur pendidikan yang disiplin, bertanggungjawab, dan kompetitip
  5. Menciptakan profil Madrasah yang Ramah, Indah, Nyaman, Damai, Unggul dan Sukses, Harmonis, Aman, Lancar, Anggun, Sehat (RINDU SHALAT)
    Read More...

    EMIS

    Aplikasi Web Education Management Information System :

    Assalamualaikum. Wr. Wb.

    Teman-teman Operator EMIS KANWIL KEMENAG, KANKEMENAG Kab/Kota, atau Lembaga Pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama RI diperlisahkan untuk mendownload/mengunduh update database kode wilayah beserta manualnya di bawah ini.

    Kami sarankan sebelum melakukan update Kode Wilayah ini data yang sudah diinput sebaiknya dibackup terlebih dulu menggunakan PGADMIN III

    NEW Manual Update Kode Wilayah

    NEW Database Kode Wilayah

    Wasalamualaikum. Wr. Wb.



    ================================================

    Assalamualaikum. Wr. Wb.

    Untuk lembaga-lembaga pendidikan islam baik negeri ataupun swasta yang berada di bawah naungan Kementerian Agama yang berminat mengoperasikan system pendataan EMIS ini bisa mendownload program-program utility di bawah ini supaya aplikasinya bisa berjalan dengan baik, namun jika koneksi internet teman-teman kurang baik kami sarankan untuk mengcopynya dari teman-teman yang ada di Kanwil atau Kankemenag Kabupaten/Kota yang terdekat.

    Namun sebelum menginstal Aplikasinya kami berharap teman-teman membaca terlebih dulu User Manual Instalasi Database, Web Server, dan Restore Databasenya (bagi teman-teman yang mengikuti sosialisasi EMIS, tidak disarankan untuk merestore database yang dimunculkan di internet, karena bisa mereplace database yang sudah ada, apalagi itu terjadi maka data yang sudah diinput akan hilang).

    o User Manual Instalasi Database, Web Server, dan Restore Databasenya


    Download utility database PostgreSQL

    Anda harus mendownload ke 7 file yang berekstension rar (jangan sampai ketinggalan 1 file pun) adapun file yang didownload adalah:

    o postgresql-8.4.4-1-windows.part1
    o postgresql-8.4.4-1-windows.part2
    o postgresql-8.4.4-1-windows.part3
    o postgresql-8.4.4-1-windows.part4
    o postgresql-8.4.4-1-windows.part5
    o postgresql-8.4.4-1-windows.part6
    o postgresql-8.4.4-1-windows.part7

    Download utility web server XAMPP

    Anda harus mendownload ke 6 file yang berekstension rar (jangan sampai ketinggalan 1 file pun) adapun file yang didownload adalah:

    o xampp-win32-1.6.2-installer.part1
    o xampp-win32-1.6.2-installer.part2
    o xampp-win32-1.6.2-installer.part3
    o xampp-win32-1.6.2-installer.part4
    o xampp-win32-1.6.2-installer.part5
    o xampp-win32-1.6.2-installer.part6

    Download Database EMIS

    Anda harus mendownload ke 7 file yang berekstension rar (jangan sampai ketinggalan 1 file pun) adapun file yang didownload adalah:

    o emis-data.part1
    o emis-data.part2
    o emis-data.part3
    o emis-data.part4
    o emis-data.part5
    o emis-data.part6
    o emis-data.part7

    o Cara Mengextract file-file yang didownload di atas


    Selanjutnya ikuti langkah-langkah di bawah ini.

    Untuk para operator emis baik di tingkat kanwil maupun kankemenag kab/kota silakan download file-file di bawah ini (kecuali winrar, karena jika di komputer sudah terinstal tidak perlu lagi) sebagai Update Aplikasi sebagaimana telah disampaikan dalam acara sosialisasi.

    Sebelum Update Aplikasinya kami harapkan untuk membaca terlebih dulu User Manual Update emis-appss nya


    o WinRar Aplikasi
    o User Manual Update emis-appss
    o Update Aplikasi emis-appss Bagian 1
    o Update Aplikasi emis-appss Bagian 2
    o Update Aplikasi emis-appss Bagian 3
    o Update Aplikasi emis-appss Bagian 4
    o Update Aplikasi emis-appss Bagian 5
    o Update Aplikasi emis-appss Bagian 6
    Read More...